Beberapa minggu terakhir sempat membuka account beberapa teman yang mengunggah suara emasnya melalui https://soundcloud.com/.
Setelah saya pikir-pikir, benar suara mereka sangat indah dan sangat
nyaman didengar. Dari teknik vokal, artikulasi, intonasi, ketepatan
nada, teman-teman saya ini memiliki suara khas dan layak untuk menjadi
seornag penyanyi. Lalu setelah membuka beberapa akun, saya mencari
adakah akun yang isi soundcloudnya berupa rekaman dakwah? Sejauh ini,
saya belum menemukan akun yang isinya dakwah semua. Subhanallah. Maha
Suci Allah dari segala aktivitas yang tidak berlandaskan perintah-Nya.
Gara-gara hal ini saya berspekulasi dan menerka-nerka mungkin rekaman dakwah terlalu besar memorinya atau apa ya hal yang menyebabkan dakwah tidak direkam?
Namun, gara-gara hal ini saya semakin menyadari.
Dakwah itu tidak semudah bernyanyi. Bernyanyi hanya memerlukan teknik
vokal, karakter suara, pengaturan nafas, dan pengekspresian perasaan
dengan lagu yang disampaikan. Bagaimana dengan Dakwah? Dakwah itu secara
teknis berbicara mengenai materi yang disampaikan, komunikasi,
kematangan sikap, dan keberanian menyampaikan kebenaran. Itu secara
teknis. Tapi yang paling sulit adalah karena Dakwah itu bertujuan agar
tidak sekedar sampai di telinga, tapi sampai pada nurani dan keimanan
yang pada tahap ini peran Allah-lah yang snagat kuat agar panah
kebenaran yang ditembakkan tepat menancap ke hati pendengarnya. Mengapa
Dakwah dikatakan lebih sulit? Karena kita memerlukan kejernihan pikiran,
kemurnian niat, dan keikhlasan hati serta kepasrahan diri agar Allah
sudi mennancapkan panah kebenaran yang kita sampaikan itu pada nurani
pendengar.
Tentu kita tidak ingin menjadi orang-orang yang biasa.
Menjadi penikmat suara adalah hal yang sangat biasa.
Menjadi penyanyi adalah hal yang biasa.
Menjadi Qori’ah adalah hal luar biasa.
Namun menjadi Pendakwah Risalah Islam adalah hal paling menakjubkan dalan sejarah hidup kita.
No comments:
Post a Comment